Mesin Kalkulasi Rekayasa Manufaktur
Lima model matematis terverifikasi dengan dekomposisi kerugian lantai pabrik, telemetri rumus real-time, dan aturan tindakan industri.
Mesin Diagnostik OEE & Enam Kerugian Mesin (6 Big Losses)
Urai efisiensi kerja shift ke dalam Availability, Performance, dan Quality serta alokasikan menit kerugian ke dalam 6 Big Losses Nakajima.
Performance tercatat 114.1% (melebihi 100,0%). Jangan membatasi angka secara artifisial. Lakukan audit teknis segera: (1) Verifikasi apakah cycle time standar (12s) terlalu konservatif dan perlu di-rebaseline pasca-Kaizen, (2) Periksa akurasi sensor proximity/photoelectric counter dari sinyal ganda (sensor chatter).
* Rekomendasi dihitung dari bobot kerugian aktual terinput; memerlukan konfirmasi personel berwenang di gemba.
Gunakan hasil kalkulasi ini di modul operasional Andvora lainnya
Ingin logbook downtime dan kalkulasi OEE tersimpan otomatis per shift antar tim tanpa repot menyalin rumus di spreadsheet?
Uji coba pilot 14 hari mencakup setup lini ekstrusi, briefing supervisor, dan serah terima shift WhatsApp.
Metodologi & Landasan Matematis
Setiap model perhitungan mengacu pada literatur baku industri manufaktur untuk mencegah manipulasi data pergantian shift.
OEE = Availability × Performance × Quality
Waktu istirahat resmi dan briefing shift dikeluarkan dari Planned Production Time. Downtime mesin (kerusakan & pergantian mold) mengurangi Availability. Kecepatan di bawah standar nameplate memangkas Performance.
Takt Time = Waktu Bersih ÷ Demand Pelanggan
Takt Time adalah denyut jantung pabrik yang diatur oleh pelanggan, bukan oleh kecepatan mesin. Lini didesain pada siklus 85-90% Takt untuk meredam friksi micro-stoppages tanpa kelebihan inventory.
DPMO = (Cacat ÷ Peluang) × 1.000.000
Standar Six Sigma mengasumsikan pergeseran rata-rata proses jangka panjang sebesar 1.5σ. Level 6.0σ setara dengan 3.4 cacat per 1 juta peluang, secara dramatis meminimalkan ketergantungan pada inspeksi sortir manual berat.
RTY = Y₁ × Y₂ × ... × Yₙ
Menghitung hasil lolos pertama kumulatif. Proses 5 stasiun dengan masing-masing yield 95% sebenarnya menderita kerugian total sebesar 22.6% part yang membutuhkan rework atau scrap.
Line Balance = Total Waktu ÷ (n × Bottleneck)
Kecepatan total lini manufaktur dibatasi oleh stasiun kerja terlambat. Selisih antara stasiun lain dengan bottleneck adalah waktu menganggur (balance delay) yang harus direduksi.
Ekspor Ringkasan Serah Terima Shift
Gunakan tombol "Salin Ringkasan Handover" di atas untuk menempelkan ringkasan metrik shift langsung ke email log harian atau pesan serah terima antar supervisor.